Generative AI (AI generatif) adalah AI yang menghasilkan ‘karya baru’ seperti teks, gambar, suara, dan video. ChatGPT dan Midjourney adalah contohnya.
Apa itu AI generatif
Kalau AI lama umumnya mengklasifikasi atau memprediksi, AI generatif ‘menghasilkan’ konten baru dari pola yang dipelajari. Beri pertanyaan, ia membuatkan teks atau gambar yang masuk akal.
Apa saja yang bisa dibuat
Teks (tulisan, ringkasan, terjemahan, kode), gambar, suara, hingga video. Tiap tool kuat di bidang berbeda.
Yang perlu diperhatikan
AI bisa mengarang fakta dengan meyakinkan (halusinasi). Selalu periksa ulang hal penting dari sumber yang tepercaya. Selain itu, Indonesia belum mewajibkan pelabelan konten AI lewat undang-undang (berbeda dari sebagian negara). Surat Edaran Etika AI mendorong transparansi, tetapi sifatnya tidak mengikat. Meski begitu, memberi tahu bahwa sebuah konten dibuat dengan AI adalah praktik yang baik — apalagi untuk materi iklan/promosi dan untuk deepfake, agar audiens tidak tertipu.
Kalau Anda ingin lebih dari sekadar mencoba AI dan mulai menyatukannya ke dalam pekerjaan, ada platform yang menggabungkan chat, otomatisasi, dan aplikasi di satu tempat — misalnya osFoundry, platform AI agentik tempat Anda menghubungkan model sendiri (BYO model).
Baca juga
Artikel ini bersifat informasi umum, bukan nasihat hukum atau pajak.